Kekasih Sejati atau Kekasih Standar

Written By MasTer Q on Sunday, March 6, 2011 | 5:23 PM

Ingin tahu apakah pacarmu seorang kekasih sejati atau hanya kekasih standar ? Inilah nilai ciri-cirinya.

Kekasih standar selalu ingat senyum diwajahmu.
Kekasih sejati tak hanya mengingat senyummu tapi juga mengingat wajahmu waktu kamu sedih.

Kekasih standar akan membawakanmu makanan yang enak-enak.
Kekasih sejati akan mempersiapkan makanan yang kamu suka.

Kekasih standar setiap detik selalu menunggu telpon dari kamu.
Kekasih sejati setiap detik selalu ingin menelponmu.

Kekasih standar akan selalu mendoakanmu agar bahagia.
Kekasih sejati selalu berusaha memberimu kebahagiaan.

Kekasih standar mengharapkan kamu berubah demi dia.
Kekasih sejati mengharapkan dia bisa berubah untuk kamu.

Kekasih standar paling sebel kalau kamu nelpon waktu dia sedang tidur.
Kekasih sejati akan menanyakan kenapa sekarang kamu baru nelpon ?

Kekasih standar akan mencarimu untuk membahas kesulitanmu.
Kekasih sejati akan mencarimu untuk memecahkan kesulitanmu.

Kekasih standar selalu bertannya mengapa kamu selalu membuatnya sedih ?
Kekasih sejati akan selalu menanyakan diri sendiri mengapa dia bisa membuat kamu sedih ?

Kekasih standar selalu memikirkan penyebab perpisahan.
Kekasih sejati mencari pemecahan yang menyebabkan perpisahan.

Kekasih standar bisa melihat semua yang telah dia korbankan untukmu.
Kekasih sejati bisa melihat semua yang telah kamu korbankan untuknya.

Kekasih standar berfikir bahwa pertengkaran adalah akhir dari segalanya.
Kekasih sejati berfikir, jika tidak pernah bertengkar tidak nisa disebut cinta sejati.

Kekasih standar selalu ingin kamu disampingnya menerimanya selamanya.
Kekasih sejati selalu berharap selamanya bisa disampingmu menemanimu.

Udah taukan, kekasihmu yang sekarang tipe standar atau memang kekasih sejatimu. Tapi terus terang, sulit banget lho menemukan kekasih sejati.

Nah, karena kekasih sejati sulit ditemukan, bagaimana kalau kita jadikan kekasih standar menjadi kekasih sejati saja? Emang gak mudah sih. Tapi dengan kedewasaan dan saling pengertian, insya Allah bisa!